BERFIKIR POSITIF UNTUK SEBUAH PENOLAKAN
Minggu lalu saya bertemu dengan sahabat saya untuk hanya
sekedar mengisi waktu kosong kami di tengah kesibukkan kami. Di sela-sela
perbincangan tanpa sengaja saya ingin menunjukkan tulisan di blog ini tulisan yang beberapa hari saya
post “baca tulisan gue dong, masih receh sih emang masih acak-acakkan juga tapi
baca ya” sembari menyodorkan handphone.
Lalu dia baca tulisan di blog saya
dan berkomentar “promoin dong ke semua sosial media lo, biar yang baca bukan cuma
temen-temen lo doang” saya jawab “enggak lah masih receh, malu gue kalau harus
di baca sama banyak orang” lalu dia menimpal “ya gak papa berfikir positif aja,
siapa tau dari mereka nanti akan ada review
buat lo koreksi lagi tulisan di blog
lo itu, gak ada salahnya kan?”, saya diam sambil mengangguk.
Sebagian dari kita terkadang ragu dengan kemampuan yang ada
pada diri sendiri, termasuk saya. Kita terlalu meremehkan diri kita sendiri,
dan terus berfikiran negatif tentang kemampuan diri sendiri. Takut tidak di
terima, tidak di sukai, atau sekedar tidak di hargai. Contohnya seperti saya,
saya selalu menganggap bahwa apa yang saya lakukan saat ini adalah receh.
Seperti tulisan yang sedang saya buat untuk blog saya ini. Iyah, saya anggap
tulisan ini belum ada apa-apanya sehingga saya masih malu-malu untuk
mempublikasikannya. Saya selalu berfikir “siapa juga yang mau baca?”, padahal
saya yang mengkotak-kotakkan diri saya sendiri karena fikiran negatif itu. Sebelum mencoba saya
sudah menyimpulkan bahwa tidak ada yang akan membaca tulisan saya, padahal
kenyataannya saya sendiri yang tidak mau terlalu mempublikasikannya, yaa..
bagaimana orang lain mau tahu dan baca tulisan saya kalau dari awal fikiran
saya sudah negatif. Belum tentu orang lain tidak suka, belum tentu orang lain
tidak baca kalau saya lebih mempublikasikan tulisan saya. Bukan begitu kan?
Fikiran negatif itu yang kadang membuat kita berhenti untuk
menjadi kreatif, berhenti untuk mengembangkan apa yang ada dalam diri kita. Di
terima atau di tolak, di sukai atau di benci dalam hidup memang harus ada kan? Akan
selalu ada yang baik dan yang buruk dalam hidup bukan? Jika kita siap di sukai
kenapa kita tidak siap untuk di kritik?
Berfikirlah positif untuk apa yang sedang kita jalani, apa
yang akan terjadi nantinya itu lah jawaban yang ada dalam fikiran kita. Jika
kita terus berfikiran negatif untuk hal yang saat ini sedang kita jalani sampai
kapanpun hal yang kita impikan tidak akan terwujud. Taruhlah rasa percaya
kepada dirimu sendiri. Yakinlah dengan apa yang kamu jalani saat ini. Sekalipun
nantinya kita tidak di sukai orang lain atas apa yang kita lakukan jangan telan
mentah-mentah. Jadikan saran dan kritik dari mereka untuk membangun pondasi
pada diri kita untuk menjadi lebih baik lagi.
Mulai saat ini hargailah dirimu sendiri agar orang lain
menghargaimu, berfikirlah positif untuk setiap langkah yang akan kamu ambil. Buang
semua fikiran negatif yang memenuhi isi kepalamu. Karena, akan ada kepuasan
tersendiri saat kita yakin pada apa yang ada di dalam diri kita. Di terima dan
di sukai itu bonus sedangkan di benci atau di kritik itu membangun. Yang terpenting kita sudah yakin dan menaruh rasa percaya kepada diri sendiri.
Siapkan diri kita agar layak berjuang di masa yang akan
mendatang, siap untuk menghadapi semua penolakan- penolakan yang akan
terus ada. Penolakan dalam hidup tidak akan ada habisnya. Tinggal bagaimana
kita membawa penolakan tersebut, ke arah positif yang produktif atau ke
arah negatif yang membuat kita berhenti percaya pada diri sendiri.
Jadilah generasi muda yang selalu berfikir positif. ☺☺☺


Komentar
Posting Komentar